Monday, September 6, 2010

Lady Terminator



Kisahnya dimulai ketika Ratu Laut Selatan yang diperankan mantan bomseks Indonesia, Yurike Prastika yang masih berbulu ketek sedang bercinta dengan seorang bule. Tidak tahu apa maksudnya, si bule menarik seekor ular dari kemaluan Ratu Laut Selatan. Ular ini lalu berubah menjadi keris. Hal ini rupanya membuat Ratu Laut Selatan marah besar. Di tengah efek suara petir ia mengancam bahwa dia akan membalas dendam kepada keturunan si Bule.

Lalu cerita berpindah, seorang antropologis muda dan cantik (dan bule, diperankan Barbara Ann Constable) bernama Tanya sedang menyusun tesis mengenai mitos Ratu Laut Selatan. Dengan bimbingan seorang pria tua misterius, Tanya mengadakan perjalanan dengan kapal sambil berbikini ria. Namun di tengah laut, sebuah ombak besar menerjang Tanya yang langsung berpindah ke dimensi lain. Tanya tiba-tiba jatuh ke sebuah ranjang besar dan seekor ular datang menghampiri dan masuk ke dalam alat kelamin Tanya.




Rupanya ini merupakan sebuah ritual yang menjadikan Tanya sebagai titisan Ratu Laut Selatan yang diberi misi untuk membunuh cucu si Bule tadi. Tanya lalu keluar dari pantai tanpa sehelai benangpun dan mulai mencari korban. Ia membunuh dengan cara… Berhubungan seks dengan korbannya. Dan juga dengan senjata otomatis yang ditembakkannya dengan brutal dan sesuka hati. Lengkap dengan jaket kulit layaknya Arnold Schwarzeneger dalam The Terminator.

Setelah mendapat hotel den bersemedi topless, Tanya berhasil menemukan keberadaan cucu si Bule yang kini telah menjadi bintang Pop terkenal. Dimulailah aksi kejar-kejaran, Sang Lady Terminator dan sang bintang Pop yang dilindungi oleh polisi Bule, Ikang Fawzi, dan seorang pertapa yang diperankan oleh HIM Damsyik. Sang Lady Terminator tidak akan gentar mamburu sasarannya meski harus menyerbu markas polisi sekalipun.







No comments:

Post a Comment